Bandung: Akhir Pencarian Tempat Tinggal Ideal

Setiap orang pasti memiliki pemikiran tentang bagaimana tempat tinggal yang paling ideal. Dimana letaknya, seperti apa bentuknya, apa saja manfaatnya, serta hal-hal lain yang kemungkinan bervariasi pada tiap-tiap benak orang.

Tapi umumnya, tempat tinggal ideal yang diinginkan adalah tempat tinggal yang bisa memberikan rasa nyaman dan tidak akan menambah beban pikiran. Contohnya, jika anda merasa kemacetan Jakarta dan terik panasnya membuat kepala anda semakin pusing setiap hari, jelas Jakarta bukanlah tempat tinggal yang ideal bagi anda.



Lalu? Kota mana yang paling bisa mendekati konsep ideal yang ada di kepala banyak orang ini? Jawabannya adalah Bandung. Kota ini mungkin adalah akhir pencarian tempat tinggal ideal yang anda inginkan. Rumah dijual Bandung lah yang seharusnya anda cari semenjak dahulu.
Rumah Dijual Bandung Menawarkan Kehidupan Metropolitan Dengan Lingkungan Yang Lebih Manusiawi

Berbeda dengan kota-kota metropolitan lain di Indonesia, Bandung seakan masih menawarkan lingkungan hidup yang lebih manusiawi. Ini berkaitan dengan kondisi geografis Bandung yang dikelilingi pegunungan, sehingga Bandung memiliki udara yang dingin dan sejuk berbeda dengan kawasan Jakarta yang panasnya bikin sakit kepala.

Tinggal di pedesaan membuat anda kehilangan akses teknologi meski lingkungan hidup pedesaan masih jauh lebih baik. Tinggal di kota besar akan berangsur-angsur menurunkan taraf hidup sebab lingkungannya yang rusak dan tidak bersahabat.



Sedangkan jika anda membeli rumah dijual Bandung, anda akan tinggal di tempat dimana moderenitas masih bisa berjalan bersampingan dengan kualitas lingkungan hidup. Kota ini tak diragukan lagi adalah tempat ideal untuk kita tinggal di jaman sekarang. Jadi, baiknya anda segera mencari rumah dijual Bandung sebelum keberadaannya menipis diburu orang.

Hati-hati Sebelum Membeli, Simak Tips Memilih Rumah Dijual Bandung


Saat ini anda dapat dengan mudah mencari rumah dijual Bandung lewat situs properti seperti www.99.co/id. Meski demikan, anda tidak boleh lantas ceroboh dan asal-asalan ketika memilih rumah. Anda tetap harus berhati-hati sebelum membeli rumah dijual Bandung supaya tidak akan menyesal di kemudian hari. Bagaimana kah caranya?



Setelah menemukan kandidat rumah yang anda ingin beli, anda perlu siapkan waktu untuk melakukan survey ke rumah-rumah tersebut. Nah, tahap survey ini yang sangat penting dan tidak bisa dilakukan sembarangan.

Jika mengibaratkan rumah ini adalah orang, maka anda harus mengenal rumah ini luar dalam. Pastikan anda sudah mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangannya. Tentunya, anda tidak akan mau baru mengetahui sisi buruk rumah setelah anda resmi membelinya, kan?

Jika anda punya kenalan arsitek atau teman yang mengerti soal bangunan, anda bisa ajak bisa untuk memeriksa bangunan rumah yang hendak anda beli. Intinya, jangan langsung tertarik dengan harga dan penampilan sisi luar, cek juga dalam bangunan rumah secara menyeluruh.

Jangan juga langsung terbuai dengan interior bangunan, cek juga usia bangunan dan kapan terakhir rumah tersebut direnovasi. Ini bersangkutan dengan keamanan dan keselamatan anda nanti sebagai penghuni.

Lebih lengkapnya lagi, berikut hal-hal yang tidak boleh lepas dari pemeriksaan ketika nanti anda mengecek rumah dijual Bandung yang hendak anda beli.

Pintu dan Jendela Rumah


Meski terdengar remeh, kedua hal ini bisa menimbulkan masalah jika tidak diperhatikan. Cek kedua komponen penting itu dengan detail. Lihat engselnya, apakah ada bagian yang lepas atau tidak. Lalu coba juga buka dan tutup bagian pintu dan jendela, jika ada terasa sulit atau tersangkut, anda perlu hati-hati.

Mungkin memang hanya masalah engsel yang kurang pelumas, tapi bisa jadi, hal ini dikarenakan tanah bangunan yang bergerak. Jika ini alasannya, semakin lama pintu dan jendela akan semakin sulit untuk dibuka atau ditutup.

Akhirnya bagian keramik lantai rumah akan retak dan terangkat sebab tanah yang bergerak tersebut. Dan yang paling parah, hal ini bisa menyebabkan dinding rumah retak juga. Tidak aman, bukan?

Atap Rumah


Yang kedua adalah bagian atap. Masalah atap bocor adalah masalah yang sangat menyebalkan dan bisa sangat merugikan jika tidak cepat-cepat ditangani, terutama saat musim hujan. Maka dari itu, penting untuk anda memeriksa kembali kondisi atap sebelum beli rumah second.

Karena untuk memperbaiki kondisi ini diperlukan usaha dan biaya yang tidak kecil, anda harus meminta pemilik rumah untuk memperbaikinya terlebih dahulu sebelum menjualnya pada anda.
Perhatikan juga dinding-dinding bangunan, apakah ada bekas rembesan atau tidak. Bekas rembesan bisa tertutup jika dinding dicat ulang, jadi anda tetap perlu bertanya pada pemilik tentang hal ini.
Dalam hal ini, bisa minta jaminan ke pemilik rumah itu bahwa tidak ada rembesan. Bila kelak diketahui ada, si penjual rumah second itu mesti bertanggung jawab menambalnya.

Saluran Air dan Sirkulasi Udara


Ada setidaknya dua saluran air yang harus dicek. Pertama, saluran keran kamar mandi hingga wastafel. Pastikan air mengalir lancar dan tak ada kotoran berupa remahan tanah atau pasir. Bila aliran tersendat, ada kemungkinan saluran mampet.

Kalau ada remahan tanah atau pasir, ini mengindikasikan adanya kebocoran pipa. Ini berbahaya, karena bisa membuat tagihan air melonjak lantaran air merembes keluar. Air yang kita gunakan pun jadi kotor.

Saluran kedua adalah sink atau pipa pembuangan tempat cucian. Sink yang mampet bakal bikin kita repot karena harus panggil tukang sedot dan bahkan membongkar keramik untuk mencari titik yang mampet.

Selain itu, pastikan juga jarak antara septictank dan sumur bor lebih dari 8 meter. Hal ini agar memastikan saluran air tidak terkontaminasi jika ada kebocoran septictank. Lalu, yang tidak kalah penting adalah sirkulasi udara dalam rumah, adakah ruangan yang tidak ada jendelanya? Ruangan yang minim cahaya matahari dan jendela akan cenderung lembab dan pengap sehingga sangat tidak nyaman untuk dihuni.

Hama di Rumah


Hama, ini adalah hal yang selalu jadi masalah ketika kita membeli rumah. Paling banyak adalah masalah rayap dan tikus. Untuk rayap, bisa jadi poin penting karena bisa jadi hal yang menentukan. Kira-kira apakah bijak membeli rumah kalau kayu-kayunya sudah lapuk?  Karena jika harus renovasi, biayanya juga akan besar. Untuk hal ini, anda tentu tidak bisa meminta pemilik untuk memperbaikinya terlebih dahulu.

Bila konstruksi rumah sebagian besar masih berbahan kayu, rayap adalah bahaya yang amat mengancam. Kayu kaso dan reng di atap, misalnya, mesti dipegang untuk mengetahui apakah sudah lapuk dimakan rayap. Artinya, anda mesti naik ke langit-langit untuk memastikannya. Komponen kayu lain yang sering jadi korban rayap adalah kusen. Salah satu cara mendeteksi rayap adalah adanya suara dari dalam kayu. Bila ada suara, coba semprot dengan semprotan anti-nyamuk untuk melihat ada-tidaknya rayap yang keluar dari sana.

Hama kedua adalah tikus, kita tentunya tidak mau bahan pangan habis diserbu tikus setelah beli rumah dijual Bandung itu. Makanya, periksa baik-baik bagian atap dan dekat dapur. Lokasi-lokasi itu sering dilubangi tikus sebagai pintu masuk ke rumah. Sebaiknya minta lubang itu ditutup atau bagian yang berlubang diganti seluruhnya.

Kelengkapan Surat Rumah


Setelah jeli memeriksa fisik bangunan, saatnya periksa surat kepemilikan. Pastikan rumah tersebut ada Izin IMB dan Seritifikat (SHM / SHGB), tanyakan dengan detail apakah ada masalah dengan beberapa ahli waris. Jika rumah tersebut adalah warisan, pastikan semua ahli waris sepakat untuk menjual properti tersebut melalui surat kuasa menjual yang ditujukan kepada salah satu ahli waris.
Nah, jika semua sudah diperiksa dan anda masih tetap mantap dengan pilihan rumah dijual Bandung ini, langkah selanjutnya adalah negosiasi harga dan proses jual beli hingga akhirnya hunian Bandung ini benar-benar jadi milik anda. Akhirnya, bisa mendapatkan tempat tinggal paling ideal, ya!

No comments